Wednesday, February 09, 2011

"When you lose your way, to Allah you should turn.."

Bismillah..

Telah lama aku tidak menulis di sini, terlalu banyak yang perlu diuruskan, juga tidak dinafikan terlalu banyak yang menguji. Aku tidak seperti dulu lagi, yang bisa memandu hati di kali diri ini jauh dari Ilahi. Benar, kehidupan adalah untuk diuji. Namun, kekadang kita tewas sendiri. Ah, berbelit aku memikirkan semua ini. Gelora jiwa ini selalu mencengkam hati. Mungkin kalian tidak memahami, biarlah aku tempuh sendiri.

Menjelang akhir cuti seminggu yang lalu membuatkan aku berfikir. Apakah tujuan hidup ini. Namun wahai hati, walau seribu kali engkau berfikir, hanya berfikir, hanya monolog diri, tetap tidak mampu mengubah situasi; andai tiada jalan yang diambil, tiada inisiatif diri kamu sendiri. Oh Tuhan, bimbinglah diri ini.

Cuti pertengahan semester baru2 ini, kami sekeluarga mengadakan kenduri tahlil arwah opah. Aku terfikir sendiri; sampai bilakah aku harus begini? Tidak takutkah aku pada mati? Atau di saat itu baru aku mencari2 cahaya diri. Aku jadi takut sendiri.

Di manakah diri aku..aku mencari kamu, jiwa aku yang telah pergi..kembalilah..

"andai derita itu bahagia, aku pilih derita"

So when the time is hard,
There’s no way to turn,
As He promise He will always be there,
To bless us with His love and His mercy,
Coz, as He promise He will always be there,
He’s always watching us, guiding us,
And He knows what’s in all in our heart,
So when you lose your way,
To Allah you should turn,
As He promise He will always be there…

6 people smiling (: on ""When you lose your way, to Allah you should turn..""

.:padie_eyla:. on February 9, 2011 at 6:27 AM said...

aku juga pilih derita andai derita itu bahagia. =)

Anonymous said...

.:padie_eyla:.

terima kasih teman..
=)

Sayyidusshuhada on February 9, 2011 at 7:31 AM said...

terima kasih saling ingat mengingati :)

Anonymous said...

Nurul Farhanah:

sama2 lah kite mengingati..
;)

iKhwan89 on February 9, 2011 at 11:01 PM said...

"benarkah derita yang di pilih walaupun ia bahagia..?berapa ramaikah yang memilih derita..?sedangkan ia bahagia..?sungguh..diri ini bijak bermain kata....pandai mluncur bahasa...namun hati..apa yang tersirat itulah kebenaran...sepalit hati merasakan biarlah bahagia sementara...asalkan aku hidup...lantaklah nanti..apa nak jadi..jadi lah..yang penting sekarang diri ku diulit bahagia....walaupun sementara...hati....aku tidak mampu menipu mu...sekalipun lidah ku meluahkan derita itu bahagia buat ku..namun...rupanya hati ku tidak begitu...mengapa wahai hati.....mungkin engkau tidak cukup makan...makanan hati iaitu sentiasa ingat Tuhan,sabar,cinta Tuhan,redha,pemurah,tabah....sudah tiada...kerana apa wahai hati....kerana aku sudah tidak kenal lagi yang mencipta kan ku...aku tahu dia ada....tapi aku tidak sungguh2 untuk menyintai dia..kerana itulah..diri ini...hati ini...lalai...hanya sekadar bermadah pujangga..namun hati terus kosong dari mencintai Mu...Tuhan....ampunkanlah kami yang sering terlupa..."

Anonymous said...

iKhwan89 :

sesungguhya hati yg hina ini sering lalai..
terima kasih teman..

 

____________________________________________________ Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal